Visitasi PKN II Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Tata Kelola Pascabencana di Tapsel
Kegiatan visitasi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Kelompok IV di Kabupaten Tapanuli Selatan menghasilkan lima rekomendasi strategis sebagai upaya memperkuat tata kelola pemulihan pascabencana yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Visitasi ini merupakan bagian dari proses pembelajaran PKN II yang berfokus pada penguatan kepemimpinan adaptif, mitigasi bencana, serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Josua Jamot Erwin Hutabarat, S.T., M.E., turut berpartisipasi sebagai peserta PKN II Angkatan XII Kelompok IV bersama para pejabat pemerintah daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Berdasarkan hasil observasi, pemaparan, dan diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, peserta merumuskan lima rekomendasi kebijakan. Rekomendasi tersebut meliputi pembangunan sistem pemulihan pelayanan publik berbasis satu data yang dapat dipantau secara real time, penguatan koordinasi multipihak yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, serta peningkatan kapasitas aparatur, relawan, dan masyarakat melalui pelatihan pendataan, manajemen bencana, komunikasi risiko, pelayanan publik darurat, dan perlindungan kelompok rentan.
Selain itu, peserta juga merekomendasikan penguatan kesiapsiagaan masyarakat melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana, penguatan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana, serta pendidikan kebencanaan di satuan pendidikan. Rekomendasi lainnya adalah percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar, seperti jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, permukiman, dan layanan administrasi kependudukan dengan menerapkan prinsip Build Back Better.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Agustinus, S.Si.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam menghadapi bencana melalui kepemimpinan yang tangguh, cepat, dan adaptif. Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, berharap rekomendasi yang dihasilkan peserta PKN II dapat menjadi masukan dalam memperkuat kebijakan mitigasi bencana serta mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Hasil visitasi akan dituangkan dalam bentuk policy brief sebagai rekomendasi kebijakan untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang tangguh, responsif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.